Teknik “Yes, and…” (Bukan “Yes, but…”)

Instruksi Latihan: Banyak orang gagal karena menggunakan kata “Tapi”. Kata “tapi” secara tidak sadar menghapus semua kalimat sebelumnya dan membangun dinding pertahanan. Gantilah dengan kata “Dan”.

Langkah-langkah:

  1. Acknowledge (Akui): Dengarkan pendapatnya tanpa memotong.
  2. Pacing (Penyelarasan): Gunakan kalimat yang memvalidasi perasaannya.
  3. Leading (Mengarahkan): Masukkan ide Anda sebagai tambahan, bukan pertentangan.

Contoh Linguistic yang bisa dipakai:

  • Alih-alih berkata: “Saya tahu maksudmu, tapi cara ini lebih baik.”
  • Gunakan: “Saya paham sudut pandang Anda mengenai efisiensi, dan saya penasaran bagaimana jika kita juga mempertimbangkan aspek keamanan ini agar hasilnya lebih sempurna.”
  • Pola “Sleight of Mouth” (Robert Dilts): “Jika Anda terus memegang prinsip ini, hasil luar biasa apa yang kira-kira akan terlewatkan?”
  • Pola “Agreement Frame”: “Saya menghargai opini Anda, dan itulah sebabnya saya ingin menambahkan…”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

#8 BARU MASUK KERJA TAPI SERASA MAU RESIGN? AWAS, POST-HOLIDAY BURNOUT MENGINTAI! INI TRIK PSIKOLOGI AGAR MOOD LANGSUNG ON-FIRE!

S.E.G.A.R. Kembali Setelah Libur: Rahasia Taklukkan Post-Holiday Burnout “BARU MASUK KERJA TAPI SERASA MAU RESIGN? AWAS, POST-HOLIDAY BURNOUT MENGINTAI! INI TRIK PSIKOLOGI AGAR MOOD LANGSUNG ON-FIRE!” Libur panjang Nataru telah

“73% Pekerja Indonesia Alami Tekanan Mental: Bos Anda Tegas atau Cuma Kasar?”

https://www.linkedin.com/pulse/73-pekerja-indonesia-alami-tekanan-mental-bos-anda-pawit-w–f0x0c Kepemimpinan dan Komunikasi di Ruang Rapat Riset terbaru dari Serikat Pekerja (FSP RTMM-SPSI) mengungkap fakta tajam: 73% pekerja di Indonesia mengalami tekanan mental hebat di kantor, namun mayoritas memilih

CUMA 5 DETIK! MATIKAN “ALARM” CEMASMU SEBELUM MEETING DIMULAI!

Pernahkah jantung Anda berdegup kencang hingga tangan dingin tepat sebelum melakukan presentasi besar atau bertemu atasan? Di tengah tekanan target yang makin gila, rasa cemas (anxiety) seringkali datang tanpa diundang.