Teknik “Yes, and…” (Bukan “Yes, but…”)

Instruksi Latihan: Banyak orang gagal karena menggunakan kata “Tapi”. Kata “tapi” secara tidak sadar menghapus semua kalimat sebelumnya dan membangun dinding pertahanan. Gantilah dengan kata “Dan”.

Langkah-langkah:

  1. Acknowledge (Akui): Dengarkan pendapatnya tanpa memotong.
  2. Pacing (Penyelarasan): Gunakan kalimat yang memvalidasi perasaannya.
  3. Leading (Mengarahkan): Masukkan ide Anda sebagai tambahan, bukan pertentangan.

Contoh Linguistic yang bisa dipakai:

  • Alih-alih berkata: “Saya tahu maksudmu, tapi cara ini lebih baik.”
  • Gunakan: “Saya paham sudut pandang Anda mengenai efisiensi, dan saya penasaran bagaimana jika kita juga mempertimbangkan aspek keamanan ini agar hasilnya lebih sempurna.”
  • Pola “Sleight of Mouth” (Robert Dilts): “Jika Anda terus memegang prinsip ini, hasil luar biasa apa yang kira-kira akan terlewatkan?”
  • Pola “Agreement Frame”: “Saya menghargai opini Anda, dan itulah sebabnya saya ingin menambahkan…”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

#12 Mengapa Teman yang Asyik Bisa Jadi “Galak” di Grup WA? Tinjauan NLP dalam Komunikasi Digital

Pernahkah Anda merasa ragu atau bahkan takut untuk membalas candaan di grup WhatsApp?Fenomena ini cukup unik: seseorang yang sangat hangat dan humoris saat bertemu langsung, tiba-tiba bisa menjadi sangat kaku,

Riset MIT Sloan: Budaya Kerja Toksik 10,4 Kali Lebih Menentukan Karyawan Resign daripada Masalah Gaji!

Studi Analitik Data Besar (Big Data), 2022, diterbitkan dalam MIT Sloan Management Review. Pernahkah Anda merasa “mual” hanya karena melihat nama atasan muncul di layar ponsel? Atau mungkin Anda merasa

“Dikritik Habis-habisan di Kantor? Jangan Menyerang Balik, Lakukan Trik NLP Ini!”

Menghadapi kritik yang tajam dari rekan kerja atau atasan sering kali memicu respons defensif yang mengganggu produktivitas. Sebagai seorang praktisi Neuro-Linguistic Programming (NLP) dan Leadership Coach, Anda dapat menggunakan teknik