Teknik “Yes, and…” (Bukan “Yes, but…”)

Instruksi Latihan: Banyak orang gagal karena menggunakan kata “Tapi”. Kata “tapi” secara tidak sadar menghapus semua kalimat sebelumnya dan membangun dinding pertahanan. Gantilah dengan kata “Dan”.

Langkah-langkah:

  1. Acknowledge (Akui): Dengarkan pendapatnya tanpa memotong.
  2. Pacing (Penyelarasan): Gunakan kalimat yang memvalidasi perasaannya.
  3. Leading (Mengarahkan): Masukkan ide Anda sebagai tambahan, bukan pertentangan.

Contoh Linguistic yang bisa dipakai:

  • Alih-alih berkata: “Saya tahu maksudmu, tapi cara ini lebih baik.”
  • Gunakan: “Saya paham sudut pandang Anda mengenai efisiensi, dan saya penasaran bagaimana jika kita juga mempertimbangkan aspek keamanan ini agar hasilnya lebih sempurna.”
  • Pola “Sleight of Mouth” (Robert Dilts): “Jika Anda terus memegang prinsip ini, hasil luar biasa apa yang kira-kira akan terlewatkan?”
  • Pola “Agreement Frame”: “Saya menghargai opini Anda, dan itulah sebabnya saya ingin menambahkan…”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

SURVEI LINKEDIN: 75% PROFESIONAL USIA 30-AN CEMAS KARIR STAGNAN & TERANCAM GEN-Z!

Merasa sudah berada di “jalur cepat” karir, namun tiba-tiba merasa mesin mogok di tengah jalan? Sementara itu, di kaca spion, Anda melihat Gen-Z melesat dengan keterampilan digital yang jauh lebih

Menilik Ulang Makna Identitas dan Kontribusi: Refleksi Kepemimpinan di Era Global

Berita mengenai pilihan kewarganegaraan keluarga dari seorang alumni beasiswa negara baru-baru ini memicu diskusi luas. Di satu sisi, ada hak personal, namun di sisi lain ada harapan besar dari bangsa.

#9 Jeda Sebentar! Ini Rahasia Otakmu Atasi Kecemasan Resolusi 2026

Kekuatan Bersyukur untuk Resolusi 2026: Mengapa Otak Anda Membutuhkannya Sekarang Pernahkah Anda merasa cemas setiap kali akhir tahun tiba? Pikiran tentang resolusi yang belum tercapai, atau daftar target baru yang