Teknik “Yes, and…” (Bukan “Yes, but…”)
Instruksi Latihan: Banyak orang gagal karena menggunakan kata “Tapi”. Kata “tapi” secara tidak sadar menghapus semua kalimat sebelumnya dan membangun dinding pertahanan. Gantilah dengan kata “Dan”.
Langkah-langkah:
- Acknowledge (Akui): Dengarkan pendapatnya tanpa memotong.
- Pacing (Penyelarasan): Gunakan kalimat yang memvalidasi perasaannya.
- Leading (Mengarahkan): Masukkan ide Anda sebagai tambahan, bukan pertentangan.
Contoh Linguistic yang bisa dipakai:
- Alih-alih berkata: “Saya tahu maksudmu, tapi cara ini lebih baik.”
- Gunakan: “Saya paham sudut pandang Anda mengenai efisiensi, dan saya penasaran bagaimana jika kita juga mempertimbangkan aspek keamanan ini agar hasilnya lebih sempurna.”
- Pola “Sleight of Mouth” (Robert Dilts): “Jika Anda terus memegang prinsip ini, hasil luar biasa apa yang kira-kira akan terlewatkan?”
- Pola “Agreement Frame”: “Saya menghargai opini Anda, dan itulah sebabnya saya ingin menambahkan…”
