Teknik “Yes, and…” (Bukan “Yes, but…”)

Instruksi Latihan: Banyak orang gagal karena menggunakan kata “Tapi”. Kata “tapi” secara tidak sadar menghapus semua kalimat sebelumnya dan membangun dinding pertahanan. Gantilah dengan kata “Dan”.

Langkah-langkah:

  1. Acknowledge (Akui): Dengarkan pendapatnya tanpa memotong.
  2. Pacing (Penyelarasan): Gunakan kalimat yang memvalidasi perasaannya.
  3. Leading (Mengarahkan): Masukkan ide Anda sebagai tambahan, bukan pertentangan.

Contoh Linguistic yang bisa dipakai:

  • Alih-alih berkata: “Saya tahu maksudmu, tapi cara ini lebih baik.”
  • Gunakan: “Saya paham sudut pandang Anda mengenai efisiensi, dan saya penasaran bagaimana jika kita juga mempertimbangkan aspek keamanan ini agar hasilnya lebih sempurna.”
  • Pola “Sleight of Mouth” (Robert Dilts): “Jika Anda terus memegang prinsip ini, hasil luar biasa apa yang kira-kira akan terlewatkan?”
  • Pola “Agreement Frame”: “Saya menghargai opini Anda, dan itulah sebabnya saya ingin menambahkan…”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

Mengapa Mereka “Sulit Diberitahu”?

Dalam NLP, ada prinsip bahwa “The Map is not the Territory” “The Map is not the Territory” (Peta bukanlah wilayahnya). Orang yang sulit diberitahu biasanya memiliki Internal Frame of Reference

RISET WORLD ECONOMIC FORUM: 70% PROFESIONAL KEHILANGAN FOKUS AKIBAT KEBIASAAN PAGI YANG SALAH!

Pernahkah Anda bangun tidur, berniat cek alarm, tapi justru berakhir terjebak selama 45 menit membaca berita konflik atau komentar negatif? Tanpa sadar, jantung berdegup kencang dan mood berantakan. Itulah Doomscrolling—jebakan

Coaching

COACHING PROGRAMME 1 on 1Dari Belajar ke Bertindak: Program Coaching Intensif Pasca-TrainingMengubah Pengetahuan NLP, Leadership, dan Public Speaking Menjadi Kinerja Organisasi dan Diri yang Konsisten.Mengapa Coaching Penting?“Anda telah berinvestasi dalam