Teknik “Yes, and…” (Bukan “Yes, but…”)

Instruksi Latihan: Banyak orang gagal karena menggunakan kata “Tapi”. Kata “tapi” secara tidak sadar menghapus semua kalimat sebelumnya dan membangun dinding pertahanan. Gantilah dengan kata “Dan”.

Langkah-langkah:

  1. Acknowledge (Akui): Dengarkan pendapatnya tanpa memotong.
  2. Pacing (Penyelarasan): Gunakan kalimat yang memvalidasi perasaannya.
  3. Leading (Mengarahkan): Masukkan ide Anda sebagai tambahan, bukan pertentangan.

Contoh Linguistic yang bisa dipakai:

  • Alih-alih berkata: “Saya tahu maksudmu, tapi cara ini lebih baik.”
  • Gunakan: “Saya paham sudut pandang Anda mengenai efisiensi, dan saya penasaran bagaimana jika kita juga mempertimbangkan aspek keamanan ini agar hasilnya lebih sempurna.”
  • Pola “Sleight of Mouth” (Robert Dilts): “Jika Anda terus memegang prinsip ini, hasil luar biasa apa yang kira-kira akan terlewatkan?”
  • Pola “Agreement Frame”: “Saya menghargai opini Anda, dan itulah sebabnya saya ingin menambahkan…”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

Menilik Ulang Makna Identitas dan Kontribusi: Refleksi Kepemimpinan di Era Global

Berita mengenai pilihan kewarganegaraan keluarga dari seorang alumni beasiswa negara baru-baru ini memicu diskusi luas. Di satu sisi, ada hak personal, namun di sisi lain ada harapan besar dari bangsa.

Fenomena Kepemimpinan: Mengapa Istana Bisa Berubah Menjadi Sirkus?

“Ketika seorang badut pindah ke istana, ia tidak akan menjadi Raja. Sebaliknya, istana tersebutlah yang akan berubah menjadi sirkus.” Dunia profesional sering kali terjebak dalam mitos bahwa lingkungan yang megah

Jasa Audit ISO9001 Quality Management System

Bukan Sekadar Kepatuhan, Ini adalah Perbaikan Berkelanjutan: Layanan Audit Internal ISO 9001:2015 Mengubah Kepatuhan Standar Menjadi Keunggulan Kompetitif dan Efisiensi Operasional. Masalah Umum & Nilai Jual Unik “Sistem Manajemen Mutu